#PELANGI4D - JUAL PERAWAN DEMI KEBUTUHAN ( KISAH NYATA )

 #PELANGI4D - JUAL PERAWAN DEMI KEBUTUHAN ( KISAH NYATA )




Aku bingung harus bagaimana? Sedang ibu juga mendesak. Ya Allah apa iya malam ini aku harus rela ....
***
"Diam!" sentaknya.
"Lyani aku malam ini!"
Kenangan semalam membuat hatiku begitu nyeri, sakit. Dengan paksaan aku dibawa ke sini untuk melyani seorang pria.
"Kenapa kamu jahat," lirihku, menjerit sakit, bahkan suaraku hampir habis.
Di suasana lampu remang- remang, isakan tangis terus menggema hingga pagi hari di kamar ini. Hampir semalaman aku menangis, meratapi nasibku setelah kejadian tadi malam.
Apa yang harus aku lakukan setelahnya? Masihkah ada lelaki yang mau dengan wanita hina sepertiku?
Aku menoleh pada seorang pria yang masih tertidur lelap di sampingku dengan wajah yang tidak begitu jelas. Susana remang membuatku tak bisa mengenali wajah pria tersebut. Pria yang tanpa belas kasihan telah merenggvt kesvcianku semalam.
Pria yang sama sekali tidak aku kenal, pria yang telah membeliku pada ibu tiri dengan harga yang fantastis hanya demi memvaskan hawa nafsvnya untuk satu malam.
Aku mencoba bangkit perlahan, tubuhku terasa begitu sakit dan remuk, bahkan untuk sekedar jalan saja kakiku terasa ngilu.
Kupungut jaket rajut yang telah sobek pada bagian lengan akibat ulah pria tersebut. Ia memperlakukan aku layaknya wanita penghibvr tadi malam. Tanpa belas kasihan, ia melpas pakaian yang aku kenakan dengan paksa lalu merenggvt kehormatan yang aku jaga selama ini.
Tak ada lagi yang bisa aku banggakan dari diriku sendiri. Mahkota yang kumiliki telah hilang ditangan pria yang tak kuketahui identitasnya itu, pria yang telah membeliku dengan harga 100 jvta satu malam.
Perlahan aku melangkah meninggalkan kamar ini dan kembali ke rumah neraka yang selama ini aku tinggali. Demi ueang, ibu tiriku menjuwal tubuhku untuk dinikmati pria asing.
***
"Wah enak juga ya punya banyak ueang, mau makan apa aja bebas."
Suara ibu terdengar jelas saat aku tiba di teras.
"Syukur-syukur ada yang mau beli Mbak Fyneen lagi, Bu, jadi kita makin kaya," sambung adik tiriku.
Mereka memang sama-sama mata duwitan. Tak peduli denganku yang telah mereka korbankan demi keinginan mereka.
"Untung saja ya, dia kemarin pulang, kalau nggak, kita nggak bakalan dapat ueang sebanyak ini, Vin," lanjut ibu diiringi dengan tawa.
Sebahagia itu mereka dengan ueang hasil menjuwal tubuhku. Ingin rasanya aku tak kembali ke rumah ini, tetapi mau gimana lagi, ada bapak yang sedang sakit membutuhkan aku. Bagaimanapun, bapak adalah orang tuaku, lelaki yang pernah berjuang demi menghidupiku.
Perlahan aku membuka pintu, kedua wanita itu sedang asyik menghitung uang dan ada beberapa belanjaan di atas meja.
"Assalamualaikum," kataku ketika memasuki rumah.
Keduanya hanya terdiam, seolah tak mendengar ucapan salamku. Mereka juga tak peduli dengan keadaanku saat ini yang compang-camping. Di mana rambut acak-acakan dan baju pun sobek-sobek.
Ketika aku melewati mereka, tak ada satu pun yang menegur atau bahkan menawariku makanan yang terlihat masih hangat itu. Ada bubur ayam dan lain sebagainya di hadapan mereka.
"Gimana rasanya, Mbak? Enak bukan diunboxing pertama kali? Apalagi ...."
"Sttt, jangan bikin dia makin stres Vin, takut jadi ghila," sela ibu dan keduanya menetawaiku bersama.
Aku menoleh sekilas dan menatap tajam pada mereka, tetapi sepertinya mereka acuh dengan tatapanku karena terlalu asyik tertawa.
Kubiarkan mereka bahagia di atas penderitaanku saat ini. Sebab aku yakin, jika Tuhan Maha Adil.
Kembali aku melangkah ke kamar di mana ada bapak yang tertidur lemah di sana karena penyakit diabetes yang telah merenggut kaki kirinya karena diampvtasi beberapa bulan yang lalu. Kini pria paruh itu hanya bisa berbaring di kamar setiap harinya, sesekali keluar jika aku yang mengajak, tetapi jika aku kerja lembur maka dia tidak akan bisa melihat dunia luar.
"Pak," sapaku dengan seutas senyum paksa mengembang dari kedua sudut bibir ini.
"Maafkan bapak, Nak," ujarnya dengan suara sayu.
Aku mendekat dengan senyum terus terukir. "Tidak apa-apa, Pak, Fyneen baik-baik saja kok," jawabku lalu duduk di sampingnya.
Terlihat ada bubur di atas meja beserta dengan air putih. Sepertinya Bapak belum makan.
Gegas aku mengambilkan dan menyuapinya.
"Ayo, Pak, makan," kataku tetapi pria itu menggeleng.
"Tidak, Nak, bapak tidak mau makan dari ueang hasil menjuial kamu," balasnya membuatku tak mampu menahan air mata.
Aku meletakkan kembali makanan di atas meja lalu memeluk Bapak.
"Maafkan bapak, Nak, bapak telah membuat hidupmu hancur. Seandainya dulu bapak tidak bvta cinta, mungkin kamu ...."
Kulepaskan pelukan lalu memegang kedua pipi bapak. "Apa yang telah terjadi tidak bisa dikembalikan lagi, Pak. Percayalah, jika akan ada cahaya setelah kegelapan."
Kuusap lembut wajah Bapak yang telah keriput. Perlahan tangan Bapak menyentuh pipiku dan menyeka air mata.
"Jika kamu sudah tidak tahan ada di sini. Pergilah. Jangan hiraukan Bapak."
Aku menggeleng. "Tidak, Pak, Fy akan tetap di sini sama Bapak."
"Nggak usah banyak drama, Fy, cepat keluar dan temui tamu yang telah menunggu!" Ibu menyentak.
Tamu?

Tamu siapa?

PELANGI4D merupakan salah satu platform resmi & terpercaya di Indonesia yang memiliki berbagai bonus yang dapat di klaim setiap harinya. Pelangi4D juga menyediakan layanan deposit via DANA, OVO, GOPAY, PULSA, BANK, QRIS Instan tanpa potongan sedikitpun.

Segera daftarkan akun kamu dan hubungi kami disini:

SOSMED OFFICIAL PELANGI4D
INSTAGRAM : adminpelangi4d
FANSPAGE FB : Pelangi4D Situs Game Online Terpercaya
TWITTER : PutriPelangi4D
WHATSAPP : WA ADMIN
PINTEREST : PUTRI PELANGI4D
LINK : WWW.PELANGI4D.COM


Berikut HOT PROMO BONUS PELANGI4D:

  • Bonus New Member 10% [ Maximal 200 RB
  • Bonus Deposit Harian 10% [ Maximal 100 RB #Tidak Berlaku diGame Togel ]
  • Bonus Winstreak Spesial di Sabung Ayam
  • Bonus Cashback up to 15% [SLOT,SPORT,SABUNG AYAM,TANGKAS]
  • Bonus Rollingan Mingguan 0.8% [CASINO]
  • Bonus Rollingan 0.2% [SLOT,SPORT,SABUNG AYAM,TANGKAS]
  • Bonus Referral up to 2% [SPORTBOOKS & SABUNG AYAM]
  • Bonus Refferal Slot Games 0.2%
  • Bonus Referral Togel :
    — 4D & COLOK : 1%
    — 2D & 3D : 0.5%

JOIN DISINI : DAFTAR

Komentar